headline photo

Menambah Kapasitas Flashdisk

Bagi kamu yang punya FlashDisk 1Gb jangan khawatir dan malu, karena saya punya TRIK TERBARU buat nambah kapasitas Flasdisk kamu dari 1Gb jadi 2Gb
Gue Punya Trick Terbaru Buat nambah Kapasitas Flashdisk Lu 1GB Jadi 2 Gb

Mau - Mau

DOWNLOAD DISINI SOFTWARENYA
http://www.ziddu.com/download/13511087/1GB-to-2GB.rar.html



passwordnya : thowil



Ni Langkah-langkah nya :

Langkah 1
Format dulu UFD lu, dengan format FAT (jangan ampe salah)

Langkah 2
Run Software

langkah 3
Pilih lokasi drive UFD lu

Langkah 4
Klik "FIX"

Langkah 5
Klik "OK"

Langkah 6
Klik "OK" lagi

Langkah 7
Klik "OK" dan Safely trz insert lagi. . .
Tinggal Jalanin Softwarenya
read more "Menambah Kapasitas Flashdisk"
read more “Menambah Kapasitas Flashdisk”

www.tips-fb.com

Mencegah kerusakan Flashdisk

Kapan pembaca mengenal flashdisk ? Beberapa kali ganti flashdisk karena rusak ? Mengapa flashdisk anda rusak ? Dan apa merk flashdisk anda ? Untuk memberi kesimpulan terhadap kerusakan flashdisk, pembaca harus menjawab dengan baik keempat pertanyaan diatas. Sebab, tanpa jawaban tersebut kita akan salah dalam menganalisa dan menyimpulkan mengapa flashdisk cepat rusak sehingga kita sering gonta-ganti flashdisk dan serig kehilangan data penting dan terkesan boros.

Jika sebelum flashdisk diciptakan, penyimpanan data dilakukan pada media disket, walau sekarang masih ada, namun media penyimpanan disket sudah jarang dipakai, alasanya selain kapasitasnya kecil juga disket sulit dibawa kemana-mana, sehingga pilihan jatuh pada flashdisk yang mempunyai kapasitas besar dan gampang dibawa kemana-mana karena bentuknya yang mungil. Supaya flashdisk tetep terjaga dan bisa bekerja dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya
1. Hindarkan dari pengaruh medan magnet kuat
Tempat yang mudah terjangkau yang biasanya kita gunakan untuk meletakan benda-benda kecil diantaranya diatas TV. Jika kebiasaan ini terjadi pada anda, sebaiknya anda tidak melakukan ini pada flashdisk, hal ini dikarenakan TV memiliki medan magnet yang sangat kuat. Begitu juga handphone sangat tidak baik untuk flashdisk, sehingga pada saat anda meletakan handphone pada saku, usahakan jangan menaruh flasdisk pada saku yang sama.

2. Jangan terkena air
Meski ada beberapa merk yang mengklaim produknya waterproof, menjauhkan flashdisk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman, daripada adta hilang karena luntur ditelan air.

3. Virus scan
Saat pengambilan data atau memindahkan dari PC ke flashdisk, sangat mungkin bukan hanya data yang dipilih yang yang tercopy tetapi data-data virus yang ada di komputer tersebut juga ikut tercopy, apalagi kalau kita mengambil data di dari internet. Waduhh flashdisk kamu bisa dipenuhi virus-virus penganggu. Makanya jangan lupa sering-seringlah melakukan ritual Scan virus secara berkala.

4. Proses eject atau stop
Selalu melakukan proses stop sebelum mencabut flashdisk dari port USB, selain menjadikan flasdisk rusak, tidak melakukan proses stop juga dapat mempengaruhi file-file yang ada didalamnya

5. Minilamisir proses hapus-tulis
Sekuat apapun benda, pasti akan rusak seiring dengan bertambahnya usia benda tersebut. Termasuk juga flashdisk, artinya suatu saat flashdisk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flashdisk berbeda-beda tergantung kualitas dan merk flashdisk itu sendiri, biasanya usia flashdisk antara 10.000-100.000 kali hapus tulis. Sehingga usahakan meminilamisir proses hapus-tulis.
Sekiranya hanya itu yang saya tahu agar flashdisk pembaca awet dan aman dari serbuan virus penggangu.
read more "Mencegah kerusakan Flashdisk"
read more “Mencegah kerusakan Flashdisk”

www.tips-fb.com

Awasi akses proteksi flashdisk

USB Flashdisk atau yang lebih kita kenal sebagai flashdisk saja, merupakan salah satu sarana penyimpanan data yang cukup dikenal masyarakat. Kalau dulu orang hanya menggunakan floppy disk (disket) atau CD sebagai alat penyimpan, dengan adanya flashdisk tersebut sangat membantu sekali, dengan ukuran yang beraneka ragam mulai dari 128Mb sampai yang paling canggih mungkin sekarang sudah mencapai 20GB. Dan ini akan meningkat terus ukuranya seiring dengan kemajuan tehnologi.

Dari segi kegunaan, sudah tentu semakin kecil alat tersebut semakin gampang dan berguna sebagai alat penyimpanan data. Baik untuk digunakan untuk menyimpan gambar,dokumen,mp3, bahkan sudah bisa menjalankan Windows Vista melalui alat kecil tersebut. Tetapi kegunaan tersebut ada beberapa teman-teman kita digunakan untuk penggadaan file-file perusahaan yang akan digunakan untuk kepentingan pribadi, dan ada kemungkinan lainya yang lebih gawat yaitu untuk penyebaran virus melalui media tersebut, tapi yang saya tau sih yang paling sering ya buat ngopy film gituan, iya kan…
Sering kita dengar bahwa flashdisk dicurigai sebagai penyebar virus no.2 sehingga pemilik komputer “alergi” jika komputer mereka dimasuki oleh flashdisk yang tak dikenal. Dan itu ada benarnya karena metode penyebaran virus lokal mayoritas mengandalkan infeksi melalui USB flashdisk. Seperti virus KESPO yang merusak semua file .doc.xls,.dbf dan lain sebagainya. Dan teknik supaya virus tersebut otomatis dijalankan komputer ketika flashdisk dicolokan adalah di dalam flashdisk ada beberapa file yang mengandung unsur rutin yang menjalankan virus seperti autorun.inf dan sebuah file lain (virus) yang akan dijalankan oleh perintah dari autorun.inf tersebut.

Sekarang bagaimana flashdisk agar tidak bisa digunakan sebagai alat penyebaran virus atau penggandaan data oleh orang lain. Seperti cara mencegah virus dengan Group Policy (gpedit.msc)
1. Klik menu Start
2. Klik Run
3. ketik gpedit.msc
4. Pilih Administrative Templates pada menu Computer Configuration
5. Klik pada View kemudian pilih filtering
6. Klik Un-select pada check box untuk mematikan pilihan “Only show policy setting that can be fully managed” dan kemudian klik Ok
7. Klik kanan pada menu Administrative Templates, pilih Add/Remove Template
8. Pastikan bahwa file write_protect_removable_drives.adm ada pada direktori C:windowsinf. Jika tidak ada anda bisa mencarinya di Google lalu mendownloadnya.
9. Kemudian anda klik tombol Add, pilih file write_protect_removable_drives.adm,klik tombol open
10. Kalau berhasil maka akan nampak file write_protect_removable_drives.adm tersebut. Klik tombol Close untuk mengakhhiri sesi tersebut
11. Setelah Close maka akan muncul menu baru dengan nama “Custom Policy Setting” dengan sub menu “Write protection” dengan status Disable
12.Klik dua kali pada Write Protect USB Removable Drive. Akan nampak Write Protect USB Removable Drive Properties. Pada tab setting pilih ENABLED dan statusnya anda rubah menjadi ON. Klik Apply, dan untuk mengakhiri klik Ok
13. Kalau berhasil maka statusnya akn berubah menjai Enable. Untuk mengakhiri klik File >> Exit
Wah, panjang juga caranya ya…
tapi yang penting kan Flashdisk kita aman akan Virus dan penggandaan barang eh file.
read more "Awasi akses proteksi flashdisk"
read more “Awasi akses proteksi flashdisk”

www.tips-fb.com

Install Windows XP dengan Flashdisk

Sekarang ini banyak beredar notebook yang berukuran kecil/mini. Disamping lebih ringkas, juga lebih ringan untuk dibawa kemana-mana. ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari
menjadikan notebook jenis ini sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Notebook mini ini kebanyakan tidak memiliki optical drive (CD atau DVD) seperti notebook kebanyakan, akhirnya cara yang paling mudah adalah install menggunakan port USB, namun bagaimana caranya?.
berikut ini caranya…
Yang Harus Disiapkan:
1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat
bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB)
http://www.indowebster.com/PeToUSB_3007zip.html
http://www.indowebster.com/usb_prep8zip.html
5. Do’a dan keberanian!
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:USB.
5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat) , maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting. Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba…!
read more "Install Windows XP dengan Flashdisk"
read more “Install Windows XP dengan Flashdisk”

www.tips-fb.com

Mengubah Icon FlashDisk

Mungin kita sudah bosan melihat tampilan icon flashdisk saat flashdisk kita colokkan pada PC maupun Notebook yang itu-itu saja, biar icon flashdisk tidak membosankan dan tidak yang itu-itu saja, saya akan berbagi tentang cara merubah icon pada flashdisk, sehingga akan terlihat beda saat dicolokin di PC maupun Notebook. bagaimana caranya..! caranya tidak susah, begini caranya :
  1. Cari gambar yang ber-ekstensi ico atau buat gambar sesuka sendiri dengan ekstensi ico
  2. Buka Notepad lalu Pada Notepad tersebut tulis atau ketik :
    • [autorun]
    • icon=Nama_file_gambar.ico
    • Untuk jelasnya penulisannya seperti contoh dibawah ini :
    • icon=Iconflash.ico
  3. Untuk Nama_file_gambar.ico ganti dengan nama file gambar yang sudah kita buat sebelumnya yang ber-ekstensi ico, seperti contoh penulisan di atas Nama_file_gambar.ico, saya ganti dengan file gambar yang saya buat dengan nama file Iconflash.ico, yang file gambar tersebut saya simpan di dalam direktori flashdisk.
  4. Jika sudah selesai simpan pekerjan kita di notepad tadi dengan nama file autorun.inf
  5. Sekarang Lihat hasilnya..! icon flashdisk anda tidak yang itu-itu saja sekarang sudah berubah menjadi gambar icon yang anda buat tadi, yaitu gambar icon huruf "D"
    1. Gbr. Sebelum Icon dirubah
      Gbr. Setelah Icon dirubah


  • Biar file autorun.inf dan gambar Iconflash.ico tidak kelihatan pada flashdisk, kedua file tersebut saya hidden.





  • Selamat mencoba...
    Mudahkan...
    read more "Mengubah Icon FlashDisk"
    read more “Mengubah Icon FlashDisk”

    www.tips-fb.com